Ehm,,ehm,,!? Hayoo.. ngapaen aja saat broken heart? Saat-saat seperti itu rasanya merupakan saat-saat tersulit dalam khidupan ini. Makan bisa terasa gak enak.., tidur gak nyenyak.. Hari-haripun berlalu dengan penuh ke-BeTe-an. Eits.. jangan-jangan kamu gak tau yang namanya BeTe itu apa? Itu tuch.., yang bikin kita muntah? Hahahahahkz… ooeek..?! Emang gak semuanya sih gambaranya seperti itu. Ada yang menghadapi saat-saat seperti itu melampiaskanya dengan makan yang banyak, molor sepanjang hari, atau bahkan hura-hura dengan banyak teman. Tapi akibatnya sama saja kan!!? Nggak baik bagi diri sendiri. So, gimana dong cara menghadapi saat-saat seperti itu? Mungkin bahasan kali ini bisa berguna buat kelanjutan hidup kamu.. Semoga aja yah,,,!?
Satu, wake up..!
Bangun boys, girls…!!? Sahur…sahur…! Heheheh, bangun dari tidur panjang keterpurukanmu. Lha gimana bisa menyelesaikan masalah masalah jika masih molor? Masak calon penerus bangsa bisanya cuman cemen doank..? Hadapilah kenyataan bahwa apa yang tengah kamu alami itu bukanlah suatu mimpi. Tapi bener-bener terjadi. Dan yang paling penting dari semua itu, bersip-siaplah menerima kenyataan paling pahit di dunia.. (bukan menurut gw sih…) heheheh..
Dua, evaluation..
Alias mengevaluasi sebab-sebab broken itu. Bisa dengan cara introspeksi…! Apakah selama ini aku telah mencintai dengan sepenuh hati tanpa embel-embel tujuan tersembunyi? Sudahkah aku memenuhi tuntutan bahwa resiko mencintai itu harus rela berkorban baik wakti, tenaga, pikiran, atau whatever…!? (hmm.., jangan-jangan kamu juga gak ngerti yang namanya cinta…!!? Hahahahkz..) sory., bcanda? Buatlah semacam penanggalan tentang diri kamu. Catatlah point-point penting sehingga kamu dapat mengevaluasinya. Kemajuan apa saja yang telah berhasil kamu capai dalam kehidupan cintamu pada jangka waktu tertentu? Atau malah kemunduran? (tu kan.., payah lagi..?) Bisa juga penanggalanya dengan bulan atau minggu untuk evaluasi jangka pendek. Yah…, ibaratnya kamu bikin kayak pembukuan akuntansi gitu…? Heheheh, biar ilmu kamu manfaat tuh…
Tiga, support..
Ya kayak kampanye presiden tahun ini neh…! Kamu perlu dukungan coy.. boleh-boleh saja sih kamu mengharap dukungan materi (kalau ada sih..). Atau mau lewat media massa kayak TV, Radio, atau koran juga boleh? Kayak Pak Prabowo tuh.., (heheh, penting gak sih…) tapi inget, jangan melupakan yang lebih penting pren? Yaitu dukungan moril… perhatikan bahwa yang penting bukan mendapatkan sebanyak-banyaknya orang yang mau membela maupun membenarkan apapun yang akan kamu lakukan nanti. Tetapi sebagai pembangkit dan pendorong semangatmu untuk menumbuhkan motivasi-motivasi profesimu dalam cinta. Pastinya berdasar dari evaluasi yang kamu lakukan.. Nyoh..!
Empat, solution…
Mencari jalan keluar dari permasalahan yang menyebabkan kamu broken heart itu. Tanya sama Pak Guru atau Dosen kamu kalo perlu.. (atau ke nenek kamu skalian..! heheh.) Nggak mungkin kan terus-terusan dalam keadaan itu? Cari dan temukan jalan keluar itu sob.. jangan pasrah diri, murung, diem terus,.. kayak dunia ini mo kiamat saja!!? Hahahakkz.. Karena kamu bertanggung jawab sepenuhnya atas masa depan cintamu. Dengarkan suara hatimu. Sambil tidak lupa dengan mempertimbangkan suara-suara para supporter yang memberikan sumbangan positif padamu. Klop deh kayak maen sepak bola… :-P
Yupz..! broken heart merupakan situasi yang memerlukan waktu untuk memperbaikinya. Ibaratnya seperti benerin Negara Indonesia nih.. J lamaaa… banget karena saking ruwetnya?! Apalagi jika kamu tergolong orang yang tidak bisa cepet pulih dengan hal-hal yang mengganggu kestabilan hatimu. Tapi jangan lekas berkecil hati sob..? karena ini bukanlah suatu hal yang memalukan, bukan hal yang bikin muntah... heheheh! (gak sgitunya kale..?) Ataupun hal yang bikin kamu rendah diri. Yang penting janganlah membiasakan diri berlama-lama dalam situasi seperti itu. (Bisa-bisa kedinginan loh…) Emang sih broken heart itu menyakitkan, tapi lebih menyakitkan lagi bila berlarut-larut dalam broken heart.. ehm2.. lebih tepatnya amat-sangat menyakitkkan!? Betul kan…? …cambuklah dirimu sendiri agar mau segera bangkit dan tegar lagi dalam menghadapi segala problematika cintamu. Nah, dalam rangka mempersiapkan diri untuk berjuang demi bangsa dan Negara!? Eh, salah… maksudnya untuk menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi dalam kehidupan cintamu, ada baiknya kamu melakukan usaha-usaha untuk makin memperkokoh jiwa rohanimu. Sadarilah bahwa segala sesuatu di dunia itu semu. Apalagi cinta…! Belajarlah untuk tidak berlebi-lebihan ataupun berkekurangan dalam mencintai. Sehingga kamu nantinya dapat mencintai atau membenci sekedarnya saja. Kata orang-orang sih istilahnya “cinta dengan apa adanya” gitu…? Jika nanti menemui sesuatu cobaan, ujian, atau rintangan, (hehehe.., kayak pergi cari kitab suci saja..?) dalam bercinta, kamu takkan terlalu bersedih sampai mengalami broken heart yang berlarut-larut. Apalagi sampai gak bisa nangis… (heheheh… tu namanya kebanyakan dosa bro…?). Sadari pula bahwa cinta tu bermakna luas. Ada cinta kepada ortu, cinta bangsa dan negar (nah, ini lebih penting sob..!), cinta sesama mahluk, cinta ama semut juga boleh… heheheh. Nah, diantara cinta-cinta itu, ada yang paling tinggi kedudukanya. Cinta kepada Dia Yang Maha Kuasa (Tuhan..). Karena itu mulai saat ini ikatkan tali cinta kepada-Nya dengan ikatan yang paling kuat. Jika nanti kamu menemui problem sesulit apapun dalam kehidupan cintamu, kamu akan selalu dapat mengembalikan segala sesuatu kepada-Nya. Selanjutnya kamu juga harus menyadari besarnya peran aspek-aspek penting dalam cinta. Seperti kedewasaan diri, kemampuan atau kesejahteraan hidup, kualitas pribadi. Ini berguna bagimu agar selalu berusaha memperbaiki kearah yang lebih baik lagi, bukan ke rah yang makin buruk… so, get up boys, girls! Let you love’s light shine through..!!?
By : Zen Endonesa


